Detail Cantuman Kembali

XML

sifat fisik dan mekanik mild steel grade A hasil perbaikan deformasi dengan metode fairing terhadap variasi diameter nozzle


proses pengelasan dalam pekerjaan reparasi maupun pembangunan kapal baru nyatanya memiliki dampak negatif yaitu terjadinya deformasi. Deformasi dapat diperbaiki dengan metode fairing. Metode fairing adalah metode pelurusan kembali pelat terdeformasi dengan pemanasan pada bagian lekuk setempat atau gelombang sampai temperatur 500-800°C dan didinginkan secara cepat menggunakan media air. Pada proses fairing, pemanas menggunakan alat pemanas Acetyline dengan menggunakan diameter nozzle yang bervariasi. Sehingga, perlu dilakukan penelitian tentang perbandingan sifat fisik dan mekanis dari hasil perbaikan deformasi dengan metode fairing ditinjau dari besar-kecilnya diameter nozzle yang digunakan. Pada penelitian menggunakan variasi diameter nozzle 0,7 mm, diameter nozzle 0,9 mm, dan diameter nozzle 1,1 mm. Untuk mengetahui sifat mekanis dilakukan metode pengujian tarik, pengujian tekuk, pengujian mikrostruktur, dan pengujian kekerasan dengan 3 replikasi pada masing-masing variasi dengan menggunakan standar pengujian American Society for Testing and Material (ASTM). Dari hasil pengujian didapatkan perubahan hasil fairing paling besar pada variasi diameter nozzle 0,9 mm. melalui Analysis of Variance (ANOVA) didapatkan hasil signifikan pada perubahan hasil fairing dan hasil yang tidak signifikan pada perubahan sifat mekanis. Sehingga dengan tidak memperhatikan perubahan sifat mekanik yang dinilai pengaruhnya kecil maka variasi diameter nozzle 1,1 dinilai paling baik dan sangat disarankan untuk digunakan dalam proses fairing.
621.17.13 Eri s
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
xv, 107 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...